Yogyakarta, 13 April 2026 — Suasana hangat dan penuh empati terasa sejak pagi hari di Puskesmas Kraton, Yogyakarta. Senin (13/4), kegiatan Posbindu Sejiwa kembali digelar dengan mengusung tema “Senyum Setara untuk Semua”, menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan para caregiver.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Puskesmas Kraton, dr. Deo Hadi Nanda, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Semangat kolaborasi tersebut kemudian diperkuat melalui sambutan dari Kepala Departemen Ilmu Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Prof. drg. Supriatno, M.Kes., MDSc., Ph.D., yang menyoroti peran penting pendekatan promotif dan preventif, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan berbagai pihak yang memiliki kepedulian yang sama. RSGM UGM Prof. Soedomo bersama Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UGM hadir memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta edukasi kesehatan gigi kepada para peserta. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga didukung oleh Polda, tokoh masyarakat sekitar, Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, serta tim dari Fakultas Psikologi UGM yang memberikan layanan konsultasi kejiwaan. Kehadiran Komunitas Peduli Skizofrenia Yogyakarta turut menambah kekuatan jejaring kepedulian dalam kegiatan ini.
Sepanjang kegiatan, para peserta mengikuti rangkaian layanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, dan asam urat, hingga layanan konsultasi kejiwaan. Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu layanan yang mendapatkan perhatian khusus.


Dengan pendekatan yang komunikatif dan humanis, para residen dari Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UGM memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi yang mudah dipahami. Interaksi yang terjalin tidak hanya sebatas pelayanan medis, tetapi juga melalui adanya edukasi dan quis yang diberikan menambah keseruan dan rasa nyaman bagi para peserta. Harapannya dengan adanya edukasi dan quis interaktif ini, materi edukasi kesehatan gigi dan mulut yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut dapat terus diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi di penghujung acara. Perwakilan peserta ODGJ, memberikan kenang-kenangan sebagai ucapan terima kasih kepada Departemen Ilmu Penyakit Mulut UGM yang diterima langsung oleh Dr. drg. Bernadetta Esti Chrismawaty, M.Kes., MDSc selaku koordinator kegiatan.
Melalui keterlibatannya dalam Posbindu Sejiwa ini, merupakan bukti RSGM UGM Prof. Soedomo kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif, serta mendukung upaya peningkatan kualitas hidup kelompok rentan melalui pendekatan yang holistik dan kolaboratif.
Lebih dari sekadar kegiatan pelayanan kesehatan, Posbindu Sejiwa menjadi pengingat bahwa setiap individu berhak untuk tersenyum, mendapatkan perhatian, dan merasakan pelayanan kesehatan yang setara—tanpa terkecuali.