Yogyakarta, 5 November 2025 — Dalam rangka mempersiapkan peran RSGM UGM Prof. Soedomo (RSGM UGM) sebagai rumah sakit pendidikan dan rumah sakit pengampu bidang kedokteran gigi, serta untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan klinis, RSGM UGM menyelenggarakan Workshop Perkembangan Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan Gigi di RSGM terkait dengan Rumah Sakit Pengampuan dan Evaluasi Pendidikan Klinis di RSGM UGM dan RS Jejaring.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu, 4–5 November 2025, bertempat di University Club (UC) Hotel UGM. Hari pertama kegiatan berlangsung di Ruang Sekip, sedangkan hari kedua dilaksanakan di Ruang Bulaksumur. Workshop ini diikuti oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi, baik dari lingkungan internal UGM maupun rumah sakit jejaring.
Workshop dibuka secara langsung oleh Direktur RSGM UGM Prof. Soedomo, Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes., AAK, bersama dengan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Prof. drg. Suryonoi, S.H.,M.M, PhD. Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan kedokteran gigi, rumah sakit pengampu, dan rumah sakit jejaring dalam menjaga mutu pendidikan klinis dan pelayanan kesehatan gigi di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memperkuat sistem pendidikan klinis kedokteran gigi dan meningkatkan mutu pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Dr. Julita Hendrartini.
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yaitu:
-
dr. Ester Marini Kubis, M.K.M. dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang membawakan materi Sosialisasi RSGM Pengampuan dan Implementasi dalam Penyelenggaraan PPDGS.
-
drg. Iwan Dewanto, M.M.R., Ph.D. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang memaparkan Strata Kompetensi Rumah Sakit kaitannya dengan rujukan dan penyelenggaraan pendidikan klinis di RSGM.
-
Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes., AAK, selaku Ketua Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI), yang membahas Kesiapan dan Rencana RSGM dalam Implementasi UU Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.
Peserta kegiatan terdiri atas Jajaran Dekanat Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Direktur dan Wakil Direktur RSGM UGM o, Jajaran Manajemen RSGM UGM, Kepala Departemen, Kepala Program Studi, Ketua Kelompok Staf Medis (KSM), Penanggung Jawab Koas dan Klinik, serta perwakilan dari rumah sakit jejaring, antara lain RSUP Dr. Sardjito, RS Akademik UGM, RSPAU Dr. S. Hardjolukito, dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan produktif dimana peserta terlibat dalam diskusi yang membahas tantangan, capaian, serta arah pengembangan pendidikan klinis kedokteran gigi ke depan. Melalui pertukaran pandangan dan pengalaman, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit jejaring dalam menjaga mutu layanan dan pendidikan klinis.
Dengan terselenggaranya workshop ini, RSGM UGM Prof. Soedomo menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat pengembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi yang unggul, inovatif, serta kolaboratif. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan sistem pendidikan klinis kedokteran gigi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat nasional.
Dokumentasi Humas:
